Tampilkan postingan dengan label PHP Scripting. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PHP Scripting. Tampilkan semua postingan

Rabu, 05 Januari 2011

Perintah echo pada PHP

Pada artikel sebelumnya di sini, kita membahas cara membuat server web localhost. Nah pada kesempatan kali ini, mari kita coba dan pelajari cara menggunakan server web tersebut secara lebih maksimal, yaitu dengan mencobanya dengan membuat file PHP.
Langkah pertama adalah buat folder baru di dalam server localhost yang berlokasi di C:\XAMPP\htdocs (sesuai tempat penginstallan). Beri nama folder baru tersebut dengan “latihan”.
Kita akan membuatnya menggunakan notepad, karena merupakan software default bawaan dari windows. So, sobat-sobat pasti punya kan? Setelah program notepad terbuka, maka ketikanlah kode berikut di dalamnya.

<html>
<head><title>Web PHP Pertamaku</title></head>
<body>
<?php
echo "Tulisan Tanpa Variasi. <br>";
echo "<b>Tulisan Dengan Bold.</b><br>";
echo "<u>Tulisan Dengan Garis Bawah.</u>";
?>
</body>
</html> 
Setelah selesai mengetikan kode di atas, simpan dengan nama “pertama.php” di dalam folder “latihan” yang baru saja dibuat.
Ingat! Karena sobat menggunakan notepad, jadi harus perhatikan juga Save as type nya , ubah jadi All Files.
 latihan php
Setelah selesai menyimpannya, maka selanjutnya kita akses file tersebut dari browser kesayangan sobat. Buka browsernya lalu arahkan addressnya ke http://localhost/latihan/pertama.php dan lihat hasilnya.

PENJELASAN KODE

Setiap memulai kode PHP, harus kita awali dengan tanda <?php. Lalu di baris-baris kode berikutnya sobat sering melihat kata echo, kata ini sebenarnya adalah sebuah perintah PHP untuk mencetak kata ke layar browser. Kalau pada HTML kita bisa mengetikan secara langsung kodenya untuk ditampilkan ke layar browser, tapi kalau di PHP harus diawali dengan perintah echo terlebih dahulu.
echo "<b>Tulisan Dengan Bold.</b><br>";
Isi yang akan kita cetak, harus kita letakan di antara tanda petik. Selain itu kita juga bisa menambahkan kode HTML di dalamnya, pada hal ini kita tambahkan tag <b> yang fungsinya untuk mencetak tebal (bold). Dan jangan lupa setelah selesai setiap suatu perintah (statement) di dalam PHP harus kita beri tanda titik koma ( ; ).
Sekarang kita beralih ke alamat/URL pengaksesannya, yaitu http://localhost/latihan/pertama.php
http://localhost adalah URL untuk mengakses server local, lalu latihan/ adalah nama folder tempat kita menyimpan filenya. Sedangkan pertama.php adalah nama file yang akan kita akses.
Sekian dulu tutorial kali ini, sampai jumpa next time. Mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi semua.
sumber: kolom tutorial
Nimbuzz Flooder Community (Flooder Manual Team)

Senin, 15 November 2010

Tips Optimalilasii Script PHP

Acript PHP memang sudah sangat trend dalam Nimbuzz terutama para Flooder-flooder yang hobi menggunakan Flood WEB. Dalam PHP sebenarnya terdapat beberapa Function yang fungsinya hampiir sama bahkan sama namun kecepatan loadingnya berbeda serta penggunaan memory juga beda.
Berikut adalah beberap tips untuk mengoptimalisasikan kinerja dari script PHP anda:

  1. Untuk menampilkan string, sebaiknya gunakan perintah echo daripada print.
  2. Gunakan function unset() untuk menghapus variabel dari memori, khususnya array berukuran besar, bila tidak digunakan lagi pada proses berikutnya.
  3. Mmm… sebaiknya hindari penggunaan require_once(), karena function ini butuh load memori yang besar
  4. Bila Anda ingin mengetahui kapan suatu script mulai dijalankan, sebaiknya gunakan $_SERVER['REQUEST_TIME'] daripada time().
  5. Untuk mengganti substring, penggunaan str_replace() lebih baik dari preg_replace(). But…. function strtr() malah lebih cepat 4 kali lipat daripada str_replace().
  6. Untuk mencari posisi substring, function yang paling cepat prosesnya adalah strpos(), diikuti preg_match(), dan terakhir ereg().
  7. Lebih baik gunakan switch untuk menyatakan kondisional statement daripada multiple IF, atau IF ELSE
  8. Tutup koneksi database Anda bila sudah tidak digunakan lagi
  9. Untuk memfetch data dari database, sebaiknya gunakan $row['id'] daripada $row[id] karena penggunaan $row['id'] akan lebih cepat 7 kali lipat
  10. Hindari penggunaan function dalam looping FOR, misalnya penggunaan function count() dalam for ($x=0; $x < count($array); $x++)
  11. Penggunaan increment pada properti obyek, misal $this->$x++ menyebabkan proses 3 kali lebih lambat daripada increment pada variabel lokal $x++.
  12. Script PHP akan diproses oleh Apache 2 – 10 kali lebih lambat daripada halaman HTML statis, oleh karena itu usahakan perbanyak penggunaan halaman HTML statis untuk membangun aplikasi web.
  13. Tidak semua script PHP harus dinyatakan dalam bentuk OOP, karena seringnya malah membuat memori penuh. Hal ini disebabkan setiap method dan object membutuhkan memori yang tidak sedikit
  14. Sebaiknya setiap struktur data jangan dinyatakan dalam bentuk class, terkadang array juga berguna untuk efisiensi memori.
  15. Sebaiknya gunakan single quote untuk mengapit string, daripada double quote. Sebagai contoh
    $string = ‘Hello’; lebih baik daripada $string = “Hello”;
Semoga tips di atas useful for you…
Sumber :
http://phplens.com
http://reinholdweber.com
http://skullers.tf.itb.ac.id



NimbuzzFlooder.co.cc